Thursday, November 5, 2009

belajar metode fonik ala bunda


dak punya itu yang namanya 'sabar' ... gueemmmessss...errrgggghhh!!!.

Tapi menatap muka dawwi yang polos dan bingung dengan "ga nyambungnya dawwi & bunda" aku jadi sedih bin kasihan,sebab dia fight untuk mengingat kembali apa yang baru di ucapkan/dibaca/dieja beberapa detik lalu. dia juga kesel sendiri dengan'ketidakingatan' nya tersebut.

minggu ini dawwi sedang tertarik dengan suku kata ba-bi-bu-be-bo dan sudah hari ke 4 kita belajar dengan lembar kartu yang banyak. target nya adalah ba-bi-bu, a-ba, bi-bi, a-bu, a-bi, ba-ba, bu-bu,ba-bu dan meng'inventarisir' suku kata tsb pada kata ba-ju, bu-ku & bi-bi. dawwi masih sulit menyambungkan suku kata,apalagi jika salah satu suku katanya adalah huruf tunggal atau beda bunyi, misalnya a-bu (a disambung dengan bu) atau ma-du (ma disambung dengan du).

akhirnya pelajaran malam ini tidak ada bonus teriak dibantal & bunda nangis, setelah aku menemukan*cieeee.....* metode rangkaian kereta api. dawwi's life is about train. he loves train since 1 yo. dari mulai polar express,thomas sampai kereta dora.tiba-tiba aku ngehkalau bunyi kereta "tuut...tuut" terdiri dari 2 suku kata yaitu tut dantut. aku analogikan satu 'tuut' dengan satu lokomotif dan tuut yang lain dengan lokomotif yang lain. satu lokomotif berjalan sendiri akan berbunyi tut dan lokomotif selanjutnya akanjuga berbunyi tut. lalu lokomotif pertama akan berjalan dan berbunyi tut sambil diikuti dengan cepat lokomotif kedua yang berbunyi tut."disitulah konsep penggabungan bunyi dari suku kata" alhamdulillah, Allah maha besar memberikan aku petunjuk. lalu aku ganti bunyi tut pertama engan suku kata 'a' dan bunyi tut kedua dengan 'bu' lalu dijalankan bergandengan sehingga berbunyi "abu" bernada tuut tuuutt .... subhanallah dan dawwi bisa mengingat apa yang dipelajarinya sampai pengulangan yang ke tiga. hwahh..kami berpelukan dan penuh senyum hingga jam tidur tiba.

meskipun dawwi termasuk pengingat lambat --mudah lupa dlm rentang waktu yg pendek-- dan aku tidak yakin besok dia masih bisa mengingat yang tadi dipelajari, aku berharap metode lokomotifnya bisa membantu dia menyambungkan suku kata dengan bunyinya :). semoga! semoga! semoga!

*crossing my finger*

No comments: