Monday, March 12, 2007

Pedoman memilih sekolah

SARI UNI-KIDS SITUS ANAK:
Pedoman memilih sekolah


1. Tujuan Apa tujuan sekolah ini? Apa yang dimiliki anak saya setelah lulus sekolah ini? Apakah “Anak Saleh, Pintar, Sehat” sudah tercakup dalam tujuan sekolah itu semuanya secara seimbang? (Sebagai bahan perbandingan, silahkan baca juga “10 Kualitas Unggulan Siswa Darul Athfal”)
2. Program Kegiatan harian apa yang dilakukan anak di sekolah ini, mulai memasuki pintu gerbang hingga keluar? Apa kegiatan mingguannya? Kegiatan bulanannya? Kegiatan tahunannya? Manakah program-program yang membentuk anak saleh? Manakah program-program yang membentuk anak pintar? yang membentuk anak sehat? (Sebagai bahan perbandingan, silahkan baca buku “Kemana si Upik Bersekolah?” halaman 17 – 19)
3. Manajemen Apakah manajemen keuangannya bagus dan terbuka? Apakah kita bisa mengetahui biaya pendidikan anak selama bersekolah secara transparan? (Jika sekolah itu murah, apakah ini bukan jebakan agar kita masuk dulu kemudian baru dibebankan biaya yang mahal?) Apakah manajemen pembinaan gurunya bagus? Apakah mereka senantiasa ditingkatkan profesionalismenya? Apakah mereka telah diperkenalkan dengan metode-metode pendidikan mutakhir semisal metode Sekolah Alam Montessori, Sekolah Kerja Dalton, Quantum Learning, Quantum Teaching, Peta Pikiran, Multiple Intelligences, dsb? Apakah cara pengajaran sekolah itu sama dengan ketika kakek Anda bersekolah 100 tahun yang lalu.
4. Sarana Sejauh mana sekolah mendayagunakan sumber daya dalam dan luar sekolah sebagai pusat pembelajaran? Apakah kantor-kantor, pabrik, museum, alam bebas, digunakan sebagai tempat belajar anak? Lihatlah cukup WC-nya, anda akan tahu kebersihan lingkungan sekolah tersebut Apakah kelasnya lebih mirip penjara yang sepi dan dingin, atau menjadi pasar kreasi anak yang membangkitkan semangat?
5. Suasana Apakah sekolah memiliki peraturan/tata tertib yang jelas, adil dan tegak disiplin? Apakah sekolah menghargai kreativitas? Apakah sekolah membina ukhuwah islamiyah dan relationship? Adakah tradisi belajar yang memelihara kekompakan dan motivasi? Adakah pengakuan terhadap usaha? Adakah perayaan yang mensyukuri keberhasilan?
6. Guru Apakah Anda mengenal guru sekolah tersebut? Jika tidak, bagaimana Anda bisa mempercayakan jiwa anak yang putih laksana kertas suci untuk ditulisi oleh orang yang tidak Anda kenal sedikit pun? Apakah Anda merasa aman dengannya dalam hal ilmu, kepribadian, perilaku, dan agamanya? Apakah mereka taat menjalankan sholat lima waktu? Jika tidak, bagaimana mungkin Anda menyerahkan anak Anda kepada seseorang agar diberi petunjuk padahal dia sendiri tidak mendapat petunjuk? Seperti halnya, bagaimana mungkin orang yang belum pernah ke Bandung, dapat menunjuki arah Bandung Apakah Anda meyakini ketulusannya dalam mendidik anak Anda? Sebab, bagaimana mungkin tumbuh pohon yang subur di tangan seorang tukang kebun yang tidak ikhlas, selalu mencela nasibnya, dan mengeluh kesana-kemari? Apakah Anda mengenal kebaikan akhlak-moralnya? Sebab, bagaimana mungkin muncul bayangan yang lurus dari tongkat yang bengkok?
7.Mutu Bagaimana usaha dan prestasi sekolah tersebut dalam memajukan pendidikannya? Apakah anak-anak saling mengucapkan salam dan bersalaman ketika mereka saling bertemu di sekolah? Apakah mereka dilarang saling berkata kasar? Apakah mereka sholat zuhur berjamaah? Apakah mereka bercakap-cakap di kelas dalam bahasa Arab dan Inggris? Apakah soal-soal ulangan matematika, dll berbentuk essay, yang menguji tingkat aplikasi dari teori yang telah dipelajari anak dalam kehidupan nyata? Jika semua itu tidak diterapkan di sekolah – tempat anak tahu pertama kali, bagaimana Anda bisa mengharapkan dia menerapkan ilmu-ilmunya sehari-hari di rumah, apalagi di tempat-tempat yang? Lalu, apa hasil belajar anak selama 6 tahun?
8. Biaya Apakah biaya sekolah tersebut cukup wajar untuk tingkat mutu yang mereka tawarkan? Pendidikan yang bermutu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Ukurlah kualitas sekolah dengan – salah satunya - faktor biaya yang wajar. Sebaliknya, berhati-hatilah dengan harga murah. Sebab mungkin pelayanan dan mutu yang Anda terima ternyata memang rendah. Atau ternyata setelah beberapa bulan anak Anda bersekolah, Anda akan dikagetkan dengan biaya ini-itu yang ternyata mahal-mahal juga.

No comments: